Bilangan Bulat

1 min read

Pada Matematika, bilangan bulat merupakan angka yang bisa menjadi positif, negatif dan juga nol.  Angka-angka tersebut dipakai untuk mengerjakan bermacam-macam penghitungan aritmatika, seperti perkalian, penjumlahan, pengurangan, dan pembagian. 

Contoh dari bilangan bulat yaitu , 1, 2, 3, 4, -1, -2, dll. Disini juga terdapat bermacam-macam bentuk bilangan dalam Matematika, yaitu;

  • Bilangan Nyata
  • Angka Utuh
  • Bilangan netral
  • Angka Genap dan Ganjil, dll.

Apa itu Bilangan Bulat?

Bilangan Bulat

Bilangan Bulat atau bahasa latinnya “Integer” yang berarti utuh. Ini merupakan sebuah kumpulan dari biilangan bulat yang terdiri dari, bilangan positif dan biilangan negatif dan nol yang disimbolkan dengan huruf Z.

Contoh: 1, 6, 15.

Dan terdapat tiga Jenis Integer yaitu:

  1. Asosiatif
  2. Komutatif
  3. Distributif

Saat ini Kita dikelilingi dengan angka di mana seluruhnya sangat bergantung pada angka. 

Dan banyak orang menggambarkan dan menjelaskannya pada bentuk dan cara yang berbeda dan jugaterbagi dalam beberapa karakteristik umum. 

Cara untuk membedakan masing-masingnya, para ahli matemati memulainya dengan sistem pengelompokan. 

Mereka membuat kategori angka berdasarkan pada kesamaan serta ketidak samaan mereka. 

Dan hal itu menciptakan berbagai jenis bilangan sepertihalnya bilangan asli, bilangan buulat, bilangan real, bilangan netral, imajiner dan sebagainya.

Contoh: -100, -12, -1, 0, 2, 1000, 989 dll…

Sebagai satu contoh, hal itu dapat digambarkan dengan contoh sebagai berikut:

Z = {…… -8, -7, -6, -5, -4, -3, -2, -1, 0, 1, 2, 3, 4, 5,6,7,8, ……}

Artikel Lainnya: Bilangan Pecahan

Jenis Bilangan Bulat

Bilangan buulat terdiri dari tiga jenis:

  • Nol
  • Bilangan Positif
  • Bilangan Negatif

Bilangan Positif

Bilangan positif merupakan angka yang ditandai dengan plus (+). Secara umum, bilangan positif digambarkan sebagai bilangan bulat tanpa simbol (+). 

Dan Setiap bilangan positif itu angkanya diatas nol atau lebih besar dari nol, dan juga bilangan negatif. dalam garis bilangan, angka positif dituliskan pada sebelah kanan angka nol.

Contoh: 1,2, 5, 6,9 dan seterusnya

Bilangan negatif

Lain lagi dari bilangan positif, bilangan negatif merupakan angka yang dilambangkan tanda minus (-).

Angka negatif dituliskan pada sebalah kiri angka nol pada garis bilangan.

Contoh:…., -9, -10, -15, -4 dan sebgainya.

Nol

Angka Nol tidak sperti angka atau bilangan positif maupun negatif. Ini merupakan sebuah bilangan netral dimana nol tidaklah memiliki tanda (+ atau -).

Artikel Lainnya: Garis dan Sudut

Penerapan Bilangan Bulat

Bilangan bulat tidak hanya sebuah angka yang ditulis di buku saja; semua itu dapat diterapkan kehidupan kita sehari-hari. 

Dan dalamkehidupan ini terdapat banyak Pengaruh yang berbeda-beda dari sebuah bilangan positif dan negatif . semua itu bisa digunakan untuk menggambarkan dua kondisi yang saling berlawanan.

Contohnya, apabila suhu di atas nol, maka angka positif dipakai untuk menunjukkan konsisi suhu panas, sedangkan angka negatif digunakan sebagai menandakan suhu dingin. 

Dan semua itu bisa menjadi tolak ukur untuk mengukur data seperti besar dan kecil dan juga kurang dan lebih,

Contoh Soal:

Pertanyaan: gambarkan bilangan bulat dibawah ini dengan sebuah garis bilangaan:

-121, -97, -82, -67, -43, -10, 0, 10, 36, 55, 64, 77, 110, 126, 147.

Jawaban:

Artikel Lainnya: Rumus dan Pengertian Aljabar

Jadi demikian lah penjelasan tentang materi Bilangan Bulat, yang dapat kami sampaikan pada tulisan di artikel ini.

Semoga kalian paham dengan apa yang telah kami jelaskan diatas, ini tentunya dapat kita pelajari dengan lebih mudah, karena kamu pastinya akan menemukan soal yang berkaitan dengan materi tersebut.

Selamat belajar, Dan terus semangat. Terimakasih