Bilangan Eksponen

1 min read

Bilangan Eksponen merupakan salah satu materi pelajaran matematika yang sering dipelajari pada saat kita sedang duduk dibangku SMA.

Dan mungkin banyak yang mengira materi ini sangatkah rumit dan sulit dipahami, karena rumusnya yang terlihat membingungkan.

Namun sebenarnya rumit atau tidaknya itu tergantung kitanya saja yang kurang memahami cara pengerjaan dari sebuah rumus.

Nah, maka dari itu, disini kami akan mengajak kalian untuk mempelajari lebih detail mengenai materi Rumus Bilangan Eksponen, agar kalian dapat mengerjakan soal-soalnya dengan sangat mudah.

Rumus dan aturan Bilangan eksponen dasar

Bilangan Eksponen

Artikel Lainnya: Rumus Turunan Fungsi dalam Matematika

Eksponen adalah bentuk bilangan yang dikalikan dengan bilangan yang sama dan berulang, atau, lebih sederhananya, perkalian berulang.

Eksponen juga bisa disebut pangkat, yang merupakan nilai pangkat relatif terhadap pangkat. rumusnya seperti dibawah ini.

n = a × a × … × a
        n kali

Ketika sebuah eksponen mempunyai sifat yang sama, dikalikan dan eksponennya ditambahkan.

n × a m = a (n + m)
EX: 2 2 × 2 4 = 4 × 16 = 64
            2 2 × 2 4 = 2 (2 + 4) = 2 6 = 64

Pada eksponen negatif, maka simbol min dihilangkan dan membalik bilangan pokok kemudian menaikkannya menjadi eksponen positif.

eksponen 1

Ketika eksponen yang memiliki bilangan pokok yang sama, dibagi, dan eksponennya dikurangi.

eksponen 2

Ketika eksponen dipangkatkan ke eksponen lain, eksponennya dikalikan.

(a m ) n = a (m × n)
EX: (2 2 ) 4 = 4 4 = 256
(2 2 ) 4 = 2 (2 × 4) = 2 8 = 256

Ketika bilangan pokok yang dikali dinaikkan jadi eksponen, maka eksponen dimasukkan pada kedua bilangan.

(a × b) n = a n × b n
EX: (2 × 4) 2 = 8 2 = 64
(2 × 4) 2 = 2 2 × 4 2 = 4 × 16 = 64

Dan juga, saat bilangan pokok yang dibagi, itu dinaikkan menjadi eksponen, maka eksponen dimasukkan pada kedua bilangan.

eksponen 3

Jika eksponennya 1, bilangannya tetap sama.

1 = a

Apabila eksponen ialah 0, hasil eksponen bilangannya berapapun selalu 1, Walaupun akan ada selisih 0 0 bisa 1 atau tak terdefinisi. Pada banyaknya penerapan dapat artikan 0 0 sebagai 1.

0 = 1

Berikut adalah contoh persoalan untuk 0 = 1 menggunakan salah satu aturan eksponen yang dikatakan diatas..

Jika a n × a m = a (n + m)
Maka a n × a 0 = a (n + 0) = a n

Maka, salah satu cara untuk n agar tak berubah jika dikalikan, dan aturan eksponen tersebut masih benar, ialah untuk 0 menjadi 1.

Jika eksponen ialah pecahan yang pembilangnya 1, akar ke n dari bilangannya yang diambil. 

Berikut ialah contoh eksponen pecahan yang pembilangnya bukan 1.

eksponen 4

Artikel Lainnya: 

Demikian itulah pembahasan dari kami untuk mengenai materi eksponen pada kesempatan kali ini.

Mungkin diantara kalian masih kebingunan dengan banyaknya rumus diatas, Jadi ada baiknya kalian perhatikan dengan detail dan ualngi terus menerus sampai kalian paham.

Tetap semangat belajar ya. Sampai jumpa ada materi selanjutnya. Terimakasih