Gymnospermae

1 min read

Gymnospermae adalah tumbuhan pertama yang mempunyai biji. Mereka sering dikenal mempunyai biji telanjang karena tidak memiliki bunga, dan bijinya berkembang pada permukaan rangkaian reproduksi tumbuhan daripada di dalam ovarium khusus. Bijian ini seringkali ditemui pada permukaan kerucut dan batang yang pendek.

Salah satu langkah penting dalam sejarah evolusi semua tumbuhan adalah pengembangan benih. Benih menyediakan sarana yang layak untuk penyebaran keturunan tanpa membutuhkan air. Mereka adalah cara penyebaran yang jauh lebih efisien dan memungkinkan tanaman berada jauh dari sumber air langsung.

Definisi dan Karakteristik Gymnospermae

“Gymnospermae” mencakup semua tumbuhan berbiji selain angiospermae, atau tumbuhan berbunga. Tidak adanya struktur penutup diyakini primitif, oleh karena itu tanaman berbiji pertama adalah “gymnospermae”. 

Benih dari “gymnospermae” terbawa keluar di struktur terbuka, seperti kerucut atau daun. Turunan dari kata “gymnosperm” berarti benih telanjang dan berasal dari kata Yunani gymno yang berarti telanjang atau telanjang dan sperma artinya benih.

Gymnospermae

Artikel Lainnya: Jaringan Tumbuhan

Gymnospermae adalah sekelompok tumbuhan dengan karakteristik unik berikut:

  • Mereka tidak memiliki penutup luar atau cangkang di sekitar bijinya
  • Mereka tidak menghasilkan bunga
  • Mereka tidak menghasilkan buah
  • Mereka diserbuki oleh angin

Jenis Gymnospermae

Semua gymnospermae ditemukan di empat divisi utama tumbuhan. Divisi tersebut adalah Ginkgophyta, Cycadophyta, Gnetophyta, dan Coniferophyta.

Divisi Ginkgophyta berisi pohon Ginkgo Biloba atau Maidenhair. Pohon-pohon ini awalnya hanya ditemukan di Tiongkok tetapi sekarang telah disebarkan ke seluruh dunia. Mereka tumbuh setinggi sekitar 20-35 meter dan mudah dikenali dari daunnya yang berbentuk kipas. Pohonnya jantan atau betina.

Pohon ginkgo tidak menghasilkan kerucut. Benih mereka dimulai sebagai dua bakal biji yang tumbuh di ujung tangkai. Setelah ovula dibuahi oleh serbuk sari yang terbawa angin, mereka tumbuh menjadi biji kuning kecokelatan yang jatuh ke tanah dan dikenal karena baunya yang menyengat, yang sering dikatakan menyerupai kotoran anjing atau muntahan.

Divisi Cycadophyta berisi tumbuhan yang biasa dikenal sebagai sikas. Sikas tumbuh subur selama periode Jurassic, tetapi hanya beberapa spesies yang hidup hari ini.

Tanaman ini memiliki ciri daun mahkota yang besar dan batang yang kokoh dan tebal. Mereka ditemukan di sebagian besar bagian tropis atau sub-tropis di dunia dan biasanya disalahartikan sebagai pakis atau palem. Benih mereka tumbuh di batang pendek yang disebut strobili di tengah tanaman dan diserbuki oleh angin.

Artikel Lainnya: Perbedaan Pertumbuhan Primer & Sekunder

Siklus

Siklus hidup “gymnospermae” menggambarkan sporofit dominan dan gametofit tereduksi dengan gametofit betina dipertahankan pada sporofit (lihat ilustrasi siklus hidup konifer). 

Organ kelamin jantan dan betina dapat dibentuk dalam struktur kompak pada sumbu batang pendek yang disebut kerucut atau strobili atau pada daun khusus atau pada bunga. 

Dalam “gymnospermae”, jenis kelamin terpisah, sehingga sporangia jantan dan betina diproduksi pada tanaman yang sama (monoecisme) atau pada tanaman terpisah (dioecism). 

Meiosis terjadi baik pada serbuk sari (jantan) dan pada kerucut ovulasi (betina) atau strobili atau sporangia pada daun khusus yang terbentuk pada sporofit.

Contoh Gymnospermae

  • Cycas
  • Pinus
  • Araucaria
  • Thuja
  • Cedrus
  • Picea
  • Abies
  • Juniperus
  • Larix

Artikel Lainnya: Definisi dan Contoh Hewan Omnivora

Nah, Jadi itulah pembahasan dari kami mengenai pembahasan dari Gymnospermae berikut dengan jenis dan contoh nya. yang telah kami tulis pada artikel kali ini.

Semoga artikel ini dapat menambah wawasan dan ilmu pengetahuan kita dalam bidang biologi dan sains. Terimakasih..