Pola Bilangan

2 min read

Pada kesempatan kali ini, kami akan menjelaskan materi pelajaran matematika yang sangat sering djumpai yaitu Pola Bilangan.

Mungkin diantara kalian masih belum paham dengan Pola Bilangan matematika, karena agak membingungkan.

Dan disini kami akan mempermudah kalian dengan memberikan penjelasan yang sederhana, mudah dipahami.

Maka dari itu, mari simak baik-baik pembahasannya dibawah ini ya.

Pola Bilangan Matematika

Pola Bilangan merupakan susunan bilangan yang memiliki bentuk urutan hinnga membentuk sebuah pola seperti garis lurus,persegi dan sebagainya.

Untuk memahami lebih lanjut dari pola bilangan matematika, mari kita bahas lebih dalam lagi.

Pola Bilangan

1. Pola Bilangan Ganjil

Yang pertama ada pola bilangan ganjil yang pada dasarnya berasal dari suatu kumpulan bilangan ganjil yang tersusun hingga membentuk pola.

Yang mana pola tersebut mengacu kepada sifat umum bilangan ganjil yang tak habis dibagi dua serta kelipatannya.

Jikakalian menyusun bilangan ganjil pastinya akan terbentuk pola, lihat contoh berikut:

Contoh pola bilangan ganjil :

1, 3, 5, 7, 9, 11, ….., n

Dan dengan pola tersebut dapat ditemukan suatu susunan yang baku dan tetap hingga nilai yang tak terhingga.

Hal itu dapat dikerjakan dengan menggunakan rumus sebagai berikut.

Un = 2n – 1

Kalian bisa mengimplementasikan rumus tersebut menggunakan cara dengan mengisi n.

Bilangan n adalah posisi bilangan pada titik tersebut.

Contohnya, bilangan yang kita gunakan adalah deret ke 7. jadi jumlah bilangan n = 7.

Hasilnya:

U7 = 2.7 – 1

U7 = 14 – 1

Maka U7 = 13

Untuk memperkuat bilangan tersebut adalah berurutan menggunakan bentuk rumus tersebut, Kita juga bisa mencoba bilangan selanjutnya.

Apabila sebelumnya kita menggunakan U7 jadi selanjutnya adalah U8.

Hasilnya:

U8 = 2.8 – 1

U8 = 16 – 1

U8 = 15 maka hasilnya urutan deret bilangannya ganjil selanjunya adalah 15.

Artikel Lainnya: Cara Menghitung Rumus Peluang

2. Pola Bilangan Genap

Bilangan genap adalah kebalikan dari pola bilangan ganjil . dimana bilangan genap. ini merupakan suatu bilangan yang tersusun dari bilangan genap yang berurutan.

Dan tentu bilangan ini pasti akan habis dibagi dua serta kelipatannya. Untuk lebih memahami pola bilangan genap, mari kita lihat contoh berikut.

Contoh bilangan genap: 2, 3, 4, 6, 8, 10, 12, …, n

Maka dapat diambil kesimpulan, pola bilangan genap adalah sebuah urutan dari angka-angka bilangan genap yang tersusun. dan ditulis sebagai

Un = 2n

Marikita mencoba melmbuat tiga deret angka secara berurutan mulai dari satu.

U1 = 2.1 = 2

U2 = 2.2 = 4

U3 = 2.3 = 6

3. Pola Bilangan Persegi

Pada pola bilangan persegi,terbentuk dari sebuah persegi yang mempunyai sisi atau kaki yang sama.

Dan dapat kita lihat pada deret bilangan persegi yang mempunyai kelipatan yang sama. Mari kita lihat pada contoh Pola bilangan berikut.

Contoh:

1, 4, 9, 16, 25, .., n

Maka dari itu, kita dapat menarik rumus dari deret di atas sebagai berikut.

Un = n2

Contohnya saja kita coba dari deret 1, 2, dan 3.

U1 = 12 = 1

U2 = 22 = 4

U3 = 32 = 9

4. Pola Bilangan Persegi Panjang

Pola Bilangan Persegi Panjang adalah sebuah urutan bilangan yang membentuk sebuah persegi panjang,

Yang mana pola tersebut terbentuk dari bilangan yang tersusun dengan angka hingga terbentuklah persegi panjang.

Contoh :

2, 6, 12, 20, …, n

Coba kita cek kebenaran urutan bilangan di atas menggunakan rumus berikut.

Un = n (n + 1)

Penyelesaian:

U1= 1(1 + 1) = 2

U2 = 2(2 + 1) = 6

U3 = 3(3 + 1) = 12

Artikel Lainnya: Pengertian Persamaan Linear dan Contoh Soalnya

5. Pola Bilangan Segitiga

Pola Bilangan Segitiga adalah sebuah urutan bilangan yang membentuk sebuah pola segitiga,

Yang mana pola tersebut terbentuk dari bilangan yang tersusun dengan angka hingga terbentuklah segitiga.

Contoh:

1, 3, 6, 10,  15, …, n

Dan rumusnya dapat ditulis berikut.

Un = ½ n(n + 1)

Contoh dari bilangan U10

U10 = ½ . 10(10 + 1)

U10 = 5(10 + 1)

U10 = 55

6. Pola Deret Bilangan FIBONACCI

Pola Deret Bilangan FIBONACCI terbentuk dari suatu bilangan yang tiap-tiap sukunya berasal dari nilai dua suku di depannya.

Misal, 1, 2, 3, 5, 8, 13, 21, 34, 56,…, n

Maka rumus yang kita peroleh adalah:

Un = Un – 1 + Un – 2

Artikel Lainnya: Pertidaksamaan Kuadrat Pembahasan Soal

Pola Bilangan memang sangat beragam dari bentuk dan rumusnya, memang ini yang mungkin akan menyulitkan kita saat menghadapi ujian.

Namun, kita semua dapat mudah mengerjakan soal seperti ini dengan mempelajari lebih dalam lagi tentang berbagai jenis pola bilangan pada artikel diatas.

Jadi jangan patah semangat belajar ya. karena matematika itu sangat penting, dan usahakan untuk melatih kemampuan dengan mencoba mengerjakan soal-soal di buku sekolah kalian.