Sistem Pencernaan

2 min read

Sistem pencernaan manusia adalah sistem unik dengan proses dan organ yang sangat kompleks.

Tapi apakah Kalian sudah tahu cara kerja sistem pencernaan tubuh manusia? Apa saja organ dalam sistem pencernaan manusia?

Inilah mengapa kami hadir kepada Kalian untuk mempelajari lebih lanjut tentang apa yang terjadi dalam sistem pencernaan manusia.
Dan organ apa saja yang ada dalam sistem pencernaan manusia.

Struktur dan Fungsi Sistem Pencernaan

Makanan yang Kalian makan telah mengalami perjalanan besar di tubuh Kalian – dari atas seperti mulut hingga ke bawah yaitu anus.

Dalam proses ini, bagian makanan yang bermanfaat diserap dan memberi Kalian energi dan nutrisi.
Ini adalah penjelasan rinci tentang cara kerja sistem pencernaan.

Artikel Lainnya: Jaringan Tumbuhan

Organ apa yang menyusun sistem pencernaan?

Sistem pencernaan Kita dirancang secara unik untuk mengubah makanan menjadi nutrisi dan energi yang dibutuhkan untuk bertahan hidup.

Setelah selesai, saat Kita buang air besar, akan lebih mudah untuk mengambil sampah atau feses padat Kita dan membuangnya.

Organ utama sistem pencernaan (sesuai fungsinya) adalah mulut, kerongkongan, lambung, usus halus, usus besar, rektum dan anus.
Pankreas, kandung empedu dan hati dapat membantu mereka melakukan ini.

Beginilah cara organ-organ ini bekerja sama dalam sistem pencernaan.

Cara Kerja Sistem Pencernaan

1. Kerongkongan

Faring adalah daerah transisi dari mulut ke kerongkongan. Dua jenis makanan bisa didapatkan dari makanan.

Menelan adalah proses rumit di mana tenggorokan menutup untuk melindungi paru-paru Manusia dan makanan diangkut ke kerongkongan.
Proses ini biasanya otomatis (refleksi), tetapi terkadang juga di bawah kendali Manusia.

Begitu sampai di kerongkongan, makanan akan diambil dari kerongkongan ke dalam perut Manusia. Esofagus adalah tabung otot yang secara bersamaan berkontraksi (peristalsizes) untuk membawa makanan ke perut.

Ketika otot-otot yang berada di belakang kontraksi makanan, otot-otot tersebut mengendur sebelum makanan, mendorong makanan ke depan yang disebut Peristaltik yitu mekanisme penting dimana makanan berjalan melewati sistem pencernaan.

2. Mulut

Mulut adalah pintu masuk makanan, tetapi sistem pencernaan biasanya disiapkan sebelum makanan pertama kali masuk ke mulut Manusia.

Saat Manusia mengendus makanan, air liur dilepaskan dari kelenjar ludah di mulut Manusia.

Setelah makan ke dalam mulut, mengunyah (mengunyah) makanan akan menjadi partikel yang lebih kecil, yang lebih rentan terhadap serangan enzim pada air liur.

Gigi manusia dapat melakukan proses pemotongan dan penghancuran untuk menyelesaikan proses ini.

Lidah membantu mencampur makanan dengan air liur, sehingga lidah dan mulut bagian atas (langit mulut) membantu perpindahan makanan ke dalam faring dan esofagus

3. Lambung

Asam dan enzim dilepaskan dari kelenjar di perut dan kemudian menghancurkan makanan.

Kemudian, otot perut mencampurkan makanan. pada proses ahirnya, makanan yang Anda masukkan ke dalam mulut menjadi cairan kental yang disebut chyme.

Cairan kental tersebut selanjutnya didorong ke duodenum (yaitu bagian awal pada usus kecil). Hasil dari bantuan enzim dari pankreas dan empedu hati, makanannya kemudian diubah di usus kecil.

4. Usus halus

Usus halus dibagi menjadi tiga bagian. Bagian pertama adalah duodenum, tempat makanan dipecah lebih lanjut.

Bagian bawah usus kecil (jejunum dan obstruksi usus) terutama yang bekerja untuk menyerap nutrisi dari makanan terolah melalui dinding usus ke dalam aliran darah.

Setelah usus kecil, sisa makanan masuk ke saluran pencernaan bagian atas , yang terdiri dari segala sesuatu di atas usus besar, dan masuk ke usus besar (titik awal saluran pencernaan bagian bawah).

5. Pankreas

Walaupun pankreas dicirikan oleh kemampuannya untuk mengatur gula darah dengan memproduksi insulin yaitu bagian dari sistem endokrin, insulin mengalir langsung ke dalam darah dari kelenjar.

Sebagai bagian dari sistem eksokrin, pankreas adalah produsen utama enzim pencernaan enzim yang diproduksi oleh kelenjar yang memasuki usus melalui saluran.

Enzim dilepaskan di duodenum dan membantu mencerna lemak, karbohidrat, dan protein.

6. Hati

Hati memproduksi empedu untuk mencerna dan menghilangkan lemak. Selain itu, nutrisi tersimpan di hati, serta bahan kimia dan racun disaring oleh hati.

7. Kantong empedu

Empedu tersimpan dan dilepaskan dari kantungnya. Ketika makanan berlemak besar memasuki duodenum, kantong empedu mengeluarkan dan melepaskan empedu.

8. Kolon, rektum, dan anus

Saluran GI bagian bawah memampatkan dengan menyerap air limbah, menyimpan limbah sehingga dapat dibuang di WC, dan membantu proses pembuangan.

Secara umum usus besar memiliki panjang sekitar 3 meter dan terhubung dengan rektum.

Di sini, seperti bagian lain dari sistem pencernaan, produk limbah diaktifkan oleh gerakan peristaltik. ketika limbah memasuki usus besar, air diserap dan membentuk tinja.

Kotoran usus besar mengendap di rektum. Sfingter anal mengatur bagian atau asupan feses.

Setelah feses naik ke rektum, umpan balik ke otak akan mengingatkan orang tersebut untuk buang air besar.

Kontrol sfingter anal secara refleks memungkinkan kita menyimpan kotoran sampai kita ke toilet.

Artikel Lainnya: Contoh Hewan Ovovivipar, Ovipar dan Vivipar

Nah, jadi itulah pembahasan lengkap mengenai sistem pencernaan pada tubuh manusia yang perlu kalian ketahui agar tidak keliru dalam menyampaikan jawaban.

Memang materi ini sangat rumit, dan bagikalian tentunya ini marupakan materi dasar yang sering muncul juga pada soal-soal latihan dan ujian.

Jadi, selamat menyimak dan belajar ya.