Statistika Deskriptif

2 min read

Didalam pelajaran matematika, terdapat dua materi statistika yang terdiri dari Inferensia dan juga deskriptif.

Namun, dikesempatan kali ini,kami hanya akan membahas pada materi Statistika Deskriptif saja, agar dapat memahaminya lebih detail dan gak bingung.

Statitiska sendiri sangat sering digunakan dalam kehidupan sehari-hari, khususnya dalam masalah analisa danpengumpulan data.

Nah, untuk lebih jelas mengenai materi ini, mari kita simak pembahasannya dibawah ini ya.

Apa itu statistika deskriptif?

Statistik deskriptif merupakan sebuah cara untuk merangkum atau mempersingkat dan menggambarkan data menggunakan cara yang lebih mudah.

Statistik deskriptif hanya digunakan pada penyajian data yang menggunakan cara yang sangat memuda sebagai pembaca dan mencari pola. 

Saat merangkum data, berbagai jenis statistika deskriptif seringkali digunakan bersama-sama agar mendapatkan gambaran lengkap pada data yang ringkas.. 

Statistika Deskriptif

Artikel Lainnya: Rumus Luas Permukaan dan Volume Limas beserta Latihan Soal

Jenis statistika deskriptif yang umum

Ada tiga jenis utama statistik deskriptif:

  • Pengukuran frekuensi
  • Ukuran tendensi sentral
  • Ukuran dispersi atau variasi

Pengukuran frekuensi

Pengukuran frekuensi ialah pengukuran statistika yang merangkum nilai pada sekumpulan data dan membuatnya lebih mudah dipahami.

Pengukuran frekuensi bisa ditampilkan pada tabel, diagram atau grafik.

Tujuan utama dari pengukuran frekuensi ialah untuk mempermudah tampilan informasi pada sebuah dataset.

Pengukuran frekuensi mengambil sekumpulan data yang tidak teratur dan mengelompokkan semua nilai data yang serupa menjadi satu sehingga Kalian bisa menganalisa data secara cepat.

Mean

Mean, juga dikenal sebagai mean, ialah cara paling umum untuk mengukur tren sentral.

Ini dihitung dengan membagi jumlah semua angka pada sekumpulan data dengan jumlah total angka.

Keuntungan utama mean ialah memperhitungkan semua angka pada dataset.

Akan tetapi, perlu untuk dipahami jika rata-rata itu sangat sensitif terhadap pencilan.

Median

Median ialah nilai ditengah sekumpulan data.

Fungsi utama median ialah bahwa median kurang sensitif terhadap pencilan daripada mean.

Ini dihitung dengan mengatur semua angka pada sekumpulan data pada urutan numerik dari minimum hingga maksimum, dan kemudian menemukan angka di tengah himpunan.

Jika sekumpulan data Kalian berisi nilai ganjil, cukup temukan satu angka di tengah sekumpulan data.

Namun, jika Kalian memiliki nilai genap pada sekumpulan data Kalian, Kalian perlu menemukan dua nilai di tengah dan kemudian mencari rata-rata dari kedua nilai tersebut untuk menghitung median.

Mode

Mode ialah nilai pada entri yang paling sering digunakan.

Ini dihitung dengan mengelompokkan semua nilai yang cocok dan kemudian menemukan grup dengan nilai paling banyak.

Fungsi utama mode ini ialah Kalian bisa membandingkan angka dengan nilai nominal, sedangkan mean dan median hanya bisa membandingkan angka.

Denominasi ialah data nonnumerik seperti warna dan bentuk.

Namun, penting untuk diketahui bahwa jika dua nilai pada sekumpulan data tidak cocok, sekumpulan data tersebut mungkin tidak memiliki mode.

Artikel Lainnya: Pengertian Materi Trigonometri beserta Contoh Soal

Ukuran dispersi atau variasi

Ukuran variasi atau ukuran volatilitas, juga dikenal sebagai ukuran spread, ialah ukuran statistika yang digunakan untuk menggambarkan variabel pada sekumpulan data.

Ada tiga indikator varians atau variasi yaitu : jangkauan, variasi, dan deviasi standart.

Jarak

jarak ialah ukuran Statistikaa deskriptif pada perbedaan antara nilai terbesar dan terkecil dalam sekumpulan data.

jarak dihitung hanya dengan mengurangi catatan minimum pada catatan maksimum yang sama.

Simpangan baku

Simpangan baku ialah ukuran Statistikaa pada Varian, atau besarnya Varian, antara rata-rata sekumpulan data dan nilai individu dalam sekumpulan data.

Deviasi standar yang rendah menunjukkan bahwa nilai dalam sekumpulan data cenderung mendekati rata-rata dalam sekumpulan data.

Semakin tinggi standar deviasi, semakin luas jarak nilai dalam sekumpulan data.

Varian

Varian ialah ukuran Statistika pada jarak rata-rata antara setiap nilai dan mean. Varian dihitung sebagai kuadrat pada deviasi standar. rumusnya adalah:

Varian = (deviasi standar) ** 2

Perbedaan Statistika deskriptif dan statistika inferensial

Perbedaan utama antara Statistikaa deskriptif dan inferensia ialah apa yang bisa kalian lakukan dengan data kalian.

Statistika deskripsif hanya bisa meringkas dan menyajikan informasi sedemikian rupa sehingga pola bisa ditemukan di antara data.

Statistik logis memungkinkan kalian untuk menganalisis data kalian lebih lanjut, membuat prediksi dan kesimpulan berdasarkan data tersebut.

Dengan inferensi Statistika, kalian bisa menggunakan data yang diringkas dengan Statistikaa deskriptif untuk meringkas populasi yang diminati berdasarkan sample data pada populasi tersebut.

Statistika deskriptif didasarkan pada analisis kuantitatif, dan Statistikaa inferensi didasarkan pada theori probabilitas.

Artikel Lainnya: Pengertian Materi Trigonometri beserta Contoh Soal

Nah, demikian itulah penjelasan dari kami pada materi Statistik deskriptif yang telah kami jabarkan pada artikel kali ini.

Semoga penjelasan diatas dapat menjadi referensi dan minat belajar kalian dalam mengerjakan soal-soal ataupun yang lainnya. Terimakasih